Penghitungan Jumlah Kursi Untuk Pemilu 2014

Di dalam tahapan penyelenggaraan Pemilu 2014, Penetapan jumlah kursi dan penetapan daerah pemilihan menjadi bagian dari tahapan yang dilakukan KPU sesuai tercantum pada undang-undang (UU) No. 8 Tahun 2012. Pada tanggal 8 – 10 November 2012 di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, KPU RI mengadakan rapat pembahasan alokasi kursi setiap daerah pemilihan.

Didalam rapat ini dibahas mengenai mekanisme penghitungan alokasi kursi untuk setiap daerah pemilihan umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ), rapat ini dilakukan dalam bentuk diskusi terbuka dan tanya jawab. Mengingat akan rumit dan kompleksnya mekanisme penghitungan alokasi kursi, maka diperlukan sebuah instrumen yang dimana dapat memudahkan untuk menghitung kemudian dapat menetapkannya.

Untuk membahas instrumen ini, KPU mengundang Erwin Novianto, praktisi teknologi informasi untuk berbicara mengenai rancangan sistem penghitungan alokasi kursi per daerah pemilihan dan selanjutnya rancangan tersebut ditanggapi peserta rapat untuk membuahkan suatu rancangan instrumen yang ideal dimana dapat juga digunakan sebagai penetapan alokasi kursi. Rapat pembahasan instrumen ini berguna untuk meminimalisir terjadinya kesalahan atau kekurangan instrumen yang diperlukan, dan dikhawatirkan akan tidak dapat dipergunakan dengan maksimal ketika sudah pada waktu pelaksanaan kegiatan.

Setelah mengalami perdebatan yang panjang mengenai sistem yang ideal dan dapat disepakati bersama, hasil dari rapat pembahasan tersebut akan diajukan dalam rapat pleno KPU untuk mendapatkan persetujuan. Harapan kedepan, KPU nantinya dapat melakukan penghitungan dan penetapan alokasi kursi dengan tidak menemui kesulitan dikeranakan banyakny variabel perhitungan disetiap daerah pemilihan, serta apabila dikemudian hari terjadi permasalahan akan ijadikan sebagai dasar untuk memberikan penjelaan mengapa ditetapkan alokasi kursi tersebut. (BF-ADM)

Tagged with: , , , , , ,
Posted in Berita KPU, Pemilu 2014